Minggu, 19 Juni 2011

Ramadhan In My Heart


Pagi ini, entah kenapa saya mencium atmosfer Ramadhan yang begitu kentara, padahal Ramadhan belum akan tiba. Mungkin tanpa saya sadari, hati saya sedang menanti-nanti “Bulan yang Dimuliakan” itu tiba. Jiwa saya yang sudah mulai gersang, merindukan sejuknya Ramadhan.

Hati yang bersih ingin saya raih sebelum saya memasuki gerbang Ramadhan agar ibadah tak menjadi sia-sia. Dosa saya pada-Nya, biarlah saya sampaikan secara rahasia. Tapi, dosa saya terhadap sesama, harus bisa terdengar ataupun terbaca. Harus ada kata “maaf” untuk setiap hati yang pernah terdzalimi dengan perkataan ataupun perbuatan saya. Terkadang, saya tak bisa menimbang ukuran baik-buruknya perkataan dan perbuatan saya; sebuah kekhilafan ataukah kesengajaan. Semoga termaafkan.

Rabb, panjangkan umur hamba dan umur orang-orang yang hamba kasihi untuk bisa bertemu dengan Ramadhan. Izinkan kami mereguk nikmatnya ibadah dimana setiap hembusan nafas akan menjadi dzikir.

"Allahumma baariklanaa fi Rajab wa Sya'ban, wa baalighnaa Ramadhan. Allahumma sallimni ila Ramadhan, wasallim li Ramadhan, watasallumahu minnii taqabbalan." 

"Ya Allah, berilah keberkahan pada kami dalam bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan. Ya Allah, selamatkanlah aku hingga dapat merasakan Ramadhan, dan selamatkanlah aku untuk Ramadhan, dan terimalah amal ibadahku setelah berlalunya Ramadhan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar